
Keyva meneruskan serangan itu sampai darah Lucius dalam Ilusi itu habis. setelah darah Lucius habis, Lucius dapat keluar dari Ilusi Keyva.
Lucius : "Hahahahha, kau kira dengan ilusi seperti itu akan membuat ku menyerah. andai kau tahu aku mempunyai keabadian dan regenerasi yang lebih tinggi dari mu. "
Keyva : "Apakah kau yakin kau mempunyai semua itu?"
Lucius : "Hah..... Kenapa regenerasi ku tidak aktif? "
Keyva : "Setelah kau keluar dari ilusi, kau tidak akan bisa merasakan keabadian dan beregenerasi."
Lucius : "Dasar bocah sialan!!!! hyaaaaaa!!! "
Pleshhhhhh!!!!!!!
Suara tebasan pedang Keyva yang memotong kuping Lucius.
Lucius : "bocah sialan!! "
Keyva : "Jangan banyak bicara! "
Lucius : "Kenapa kulit dan tulang ku menjadi lembek?"
Keyva : "Hahhahahahha..... Kulit dan tulangmu yang awalnya keras menjadi lembek karena efek racun yang aku tebaskan di telinga mu! "
Lucius : "Sejak kapan Ryules mempunyai kekuatan sekuat ini? "
Keyva : "Sejak aku yang menggunakan kekuatan ini!"
Lalu Keyva memindahkan ia, Teman-teman nya, para iblis dan Lucius ke bumi.
Keyva : "Aku sengaja membawa semua orang kesini agar semua dunia melihatku sebagai pahlawan. "
Lucius : "Harapanmu terlalu tinggi..... kau tidak akan bisa mengalahkan mu! "
Keyva : "Pertama akan ku keluarkan energy Dyres dari tubuh teman-teman ku."
lalu Keyva mengeluarkan semua energi Dyres atau energi iblis dari tubuh teman-temannya.
Keyva : "Lalu aku akan membuat isi dunia ini lebih luas agar aku bisa bertarung denganmu. "
seketika tanah yang awalnya sempit melebar tiga ratus kali lebih lebar.
Lucius : "Hah.... kau kira hanya dengan membuat lahan luas akan membuat mu menang? kalau emang tujuanmu hanya untuk mengalahkan ku dan menghilang keberadaan ku. aku punya tubuh di empat dimensi yang berbeda dan itu berarti jika kau mengalahkan ku sekarang kau belum tentu mencapai impianmu. "
Tiba tiba terdengar ledakan yang sangat dasyat.
Lucius : "suara apa itu? "
Lucius : "sialan"
Keyva : "Aku awalnya hanya ingin memanipulasi dimensi keberadaan tubuhmu tapi itu terlalu cepat. aku ingin membuat kemenangan ku meriah dan bersejarah. "
Lucius : "Heyyy... apa yang kau perbuat? aku ingin membuat ledakan besar tapi kenapa berhenti? "
Keyva : "Pertumbuhan kekuatan mu yang memerlukan waktu sudah tidak berguna lagi. "
ngenggggg....... suara kecepatan Lucius.
Lucius : "rasakan pukulan ku ini!!!! "
Pukulan itu tidak mengenai Keyva dan hanya menembus badan Keyva.
brekkkkkkkk, suara pohon cemara hancur.
Lucius : "kenapa pukulan ku hanya bisa menghancurkan pohon? padahal pukulan ku ini bisa menghancurkan gunung di depan ku. "
Keyva : "saat kau menembus tubuhku, aku mengubah potensi serangan mu yang tinggi menjadi rendah. sekarang sebaiknya diam atau oksigen yang kau gunakan untuk bernafas hilang! "
Lucius : "apa lagi ini! "
Keyva : "Kau bertanya mengapa engkau terbang? karena gravitasi bumi dilahan ini ku hilangkan. dan pasti kau bertanya kenapa aku tidak terpengaruh gravitasi bumi? karena, pengguna Retsunai mampu bertahan dari kekuatan yang pengguna itu punya."
Lucius : "Sebenarnya aku tau, tapi kenapa pengetahuan ku tiba-tiba hilang? "
Keyva : "itu karena efek racun tadi."
lalu Keyva membuat penghalang yang menutupi seluruh arena pertarungan nya lalu membuat suhu didalam penghalang itu naik drastis menjadi seribu derajat celcius.
Lucius : "Ahhhhhhhh, Panas!!!!!! kenapa engkay terus menerus menyiksa ku? ahhhh panas"
Keyva : "Karena iblis seperti mu tidak harus merasakan ketenangan! sekarang waktunya satu melawan enam"
Lucius : "Apakah engkau akan mengajak teman-teman lemahmu? "
Keyva : "ohhh tidak, aku akan memanggil tubuhku yang berada didimensi yang berbeda. muncullah!!!!"
lalu muncullah semua tubuh Keyva dari lima dimensi.
Lucius : "Cihhh"
Aku akan mengalahkan mu sekarang!
Bersambung...........