
“Tuan muda Carter panggil aku King saja, lain kali jika ada masalah apapun, silakan saja menelepon aku, aku akan segera sampai.”
Sepertinya ayahnya bukan tidak memedulikannya, selain uang, ayahnya juga memberinya relasi.
“Itu tidak terlalu baik, aku panggil kakak King saja.”
“Terserah tuan muda Carter ingin memanggilku dengan sebutan apa, di sini banyak mata-mata, aku tidak akan mengganggu tuan muda Carter lagi, dan ini adalah kartu namaku, jika perlu teleponlah aku.” Sambil berkata dia pun sambil mengeluarkan sebuah kartu nama.
Melihat mobil BMW itu menghilang, Clifford Carter pun berpikir, sudah seharusnya membeli sebuah mobil untuknya. Dia mengulurkan tangannya dan memberhentikan sebuah taksi, kemudian pergi ke tempat penjualan mobil. Begitu memasuki pintu, terlihat beberapa sales di sana yang sedang memainkan ponsel mereka. Begitu melihat Clifford Carter masuk ke dalam mereka pun kembali menatap ponsel mereka.
Clifford Carter juga mengerti, sikap mereka seperti itu, pasti karena melihat harga pakaian dari tubuh Clifford Carter tidak melebihi 200 ribu, jadi mereka merasa Clifford Carter tidak akan mampu untuk membeli mobil.
Clifford Carter pun tidak marah karena hal itu, setelah berkeliling satu putaran, dia pun duduk di kursi ruangan tengah.
“Orang ini, mau apa?”
“Jangan-jangan dia hanya mau memakai WIFI kita saja.”
“Bagaimana pun juga dia tidak akan sanggup membelinya, sudahlah jangan pedulikan dia.”
Clifford Carter pun sudah banyak sekali menerima tatapan-tatapan dingin, jadi bagi dia itu sudah terbiasa. Dia dengan santai membuka ponselnya dan mengatur suara ponselnya menjadi paling kuat.
Kemudian dia membuka siaran langsung dan mulai memberikan hadiah kepada Streamer.
Mendengar kata-kata itu, sales yang berada di sampingnya pun terkejut, 100 buah roket!!!
Tidak berapa lama, dia kembali memberikan 200 buah kapal. Orang seperti apa yang sangat bermurah hati.
Setelah mengirimkan beberapa, Clifford Carter pun meletakkan ponselnya di atas meja dan menuju ke toilet.
Begitu Clifford Carter pergi, seorang sales pun dengan diam-diam berjalan ke arah tempat duduk Clifford Carter dan melihat ponselnya, apakah benar-benar dia orang kaya?
Baru saja Clifford Carter keluar dari toilet, seorang sales pun menghampirinya dan berkata: “Selamat siang tuan, tipe mobil seperti apa yang ingin anda beli?”
“Tolong kamu rekomendasikan ke aku mobil yang tampilannya tampak sederhana, berapa pun harganya itu terserah.”
“Bagaimana dengan model ini?”
“Baiklah kalau begitu ini saja, kapan aku bisa membawanya?”
Sales itu pun merasa senang sekali, dalam hatinya berkata, untung saja dia cepat tanggap, kalau tidak dia pasti akan kehilangan ikan yang besar. Clifford Carter punya banyak uang, jadi tidak ada tawar-menawar dalam kamusnya, dan dia membeli mobil itu dengan tunai. Karena hal itu sales pun merasa kesenangan, dalam beberapa kehidupan tidak akan pernah bertemu dengan orang yang murah hati seperti ini. “Tuan, aku akan segera mengurus prosedurnya, dan aku jamin hari ini anda bisa membawa langsung mobilnya. Silahkan anda ke ruangan istirahat dan beristirahatlah sebentar di sana!”
Pengurusan prosedur itu pun sangatlah cepat, dan tidak berapa lama, semua prosedur pun telah beres, Clifford Carter mengendarai mobilnya dan pergi membeli satu set baju untuk persiapan makan malam hari ini.
Tidak terasa malam pun tiba, Riska dan Roby sudah bersiap-siap untuk melihat drama yang menarik, mereka bersama dengan rekan-rekan kerja datang ke hotel Xinhai Lake, pelayan hotel itu pun membawa mereka ke sebuah ruangan pribadi, tatapan mereka pun terlihat sangat waspada, di satu sisi karena mereka tidak pernah datang ke tempat mewah seperti ini, apa lagi bisa makan di dalamnya. Sedangkan di sisi lainnya mereka takut jika Clifford Carter membohongi mereka.