
Saat sampai di bar
Jasica :" Kia , Kita minum yuk "
Azkia:" Yuk "
*eh tapi ... gua kan , gak papa lah dia kan juga gak tau
pikir azkia*
Azkia :" yuk "
Sedangkan joy Di kamar nya
**Gua tau gua salah seharusnya gua gak ngelakuin itu , gak gak boleh . Hah ... gua jadi kepikiran kan . gua bener bener cinta ama lu Lucky , tapi sayang lu gak mau dengerin penjelasan gua waktu itu . Gua dah berulang kali bilang gua bener bener sayang sama lo dan perasaan ini tuh ada karena hal itu , tapi ....
Kenapa ? kenapa* ? . tapi daru segi mana pun mungkin memang salah gua*
joy merenung dengan tatapan kosong . sama hal nya dengan Lucky .
lucky pov
Kenapa sih , Disaat gua dah bener bener cinta , sayang dan merasa di pehatikan kenapa fakta yang hitam pahit ini harus ada . Cinta yang gua pikir tulus , ternyata hanya kebohongan belaka untuk urusan pribadi nya . Gua cuma di jadiin pion nya di deketin lalu dibuang .
Flashback ke masa saat lucky , joy , dan jasica SMA
Henry (mantan pacar joy ):" Joy kita gak bisa hubungan lagi "
Joy :" Why ? , kenapa ?"
Henry :" Gua , gua pikir gua suka dan cinta sama lu tapi ... ternyata Syla lebih pantas "
Joy :" Hah ?"
Henry:" Kamu tuh gak pantes buat aku "
Joy :" Lo tega , eh inget ya lo gua kasih uang gedung sekolah , Baju , Apa apa gua . Tapi lo malah milih si anak baru itu ?"
Joy:" Janc*k , Anj*ng kow , mati aja lo !!" Teriak joy Dengan Terisak isak
Beberapa bulan sesudah putus joy bertemu dengan lucky . dia anak orang kaya , dia tampan , sayang dia dingin . Itu dikarenakan kedua orang tua nya yang lebih mementingkan pekerjaan dari pada buah hati mereka , dari kecil hingga besar Lucky diasuh oleh Baby sister yang hingga kini seperti ibu nya .
Dia menyangi Lucky seperti ia menyangi Anak sendiri . Lucky bertemu dengan joy ... saat joy berjalan ke toilet . Bukan nya toilet wanita ia salah masuk dan disitu lah ia bertemu dengan lucky .
Semakin sering mereka bertemu saat itu lalu mereka mulai saling mengerti satu sama lain . saat itu Lucky sudah benar benar merasa kalau joy menyukai nya . Lucky pun akan menyatakan perasaan nya tapi...ia mendengar pembicaraan jasica dan joy
Jasica :" Eh , dosa lu banyak tau gak sih "
Joy:" ya elah sejak kapan seorang jasi mikirin dosa ? "
Jasica :" Lo kan pura pura suka sama lucky , lo mau ngebuat Si henry Balik sama lo kan ?"
Joy:" Yap ... so ? "
Jasica :" So what ?"
Joy :" Lu mah gak tau perasaan gua yang sekarang ke dia "
Jasica :" Gak tau dan gak mau tau poko nya kalo ada apa apa it is not my " berjalan keluar dan tidak sengaja bertemu dengan lucky
Jasica:" Omg , Luck lucky ? "
Joy terkejut ia pun langsung keluar dan benar ia mendapati lucky yang temgah membawa bunga sedang menatap nya . Tatpan kecewa , marah , Dan beharap kalau ini hanya mimpi .
Joy:" Lucky , Dengerin gua dulu "
Lucky menggeleng :" Gak ada yang harus di jelasin lagi joy " membuang bunga ke tempat sampah
joy :" Lucky !!! I Love you so much "
Joy :" No no no , jangan tinggalin gua please "
Flashback off