Beautiful Love From My Husband

Beautiful Love From My Husband
#tragedi



Jordan mendekatkan wajahnya semakin dekat dan membuat cella bingung harus berbuat apa,cella hanya bisa memejamkan mata dan tiba2 lumatan bibir yang hangat berlabuh di bibir cella "eumm Jordan apa yang kamu lakukan ?" tp Jordan malah mempererat pelukannya dan mencium cella semakin dalam.


lumatan itu semakin dalam dan membuat cella sesak nafas "aaaah!!!Jordan apa yang kau lakukan?" cella mendorong tubuh Jordan menjauh


"apa kmu tidak mau?" Jordan bertanya pada cella dengan polosnya


"apa? heh apa yang kmu pikirkan sih sebenarnya ? " cella bingung arti dari kata 2 Jordan barusan


"apa kmu tidak mau ciumanq "


" hah sudahlah Jordan ,terserah kmu berfikir apa , kalau kmu terus seperti ini lebih baik aq pulang saja"


saat cella hendak berdiri tiba2 tangan Jordan menariknya dan menjatuhkan diri ke pelukannya ,


" aq minta maaf tp aq mohon jangan pergi tetaplah seperti ini karna aq merasa tenang"


akhirnya cella pasrah dan membiarkan Jordan tidur di pelukannya ,matahari remang2 masuk dari kamar jendela Jordan ,cella membuka mata dan melihat Jordan masih tertidur sambil memeluknya .


" haisss Jordan kmu sangat imut ketika tidur apakah kamu sudah merasa baikan " cella menatap Jordan sambil tersenyum


cella mengingat kembali apa yang terjadi semalam dan hatinya merasa sakit saat mengingat Jordan menciumnya semalam ,


" bahkan kmu tega menciumq saat kmu sedang mabuk , sebenarnya aq ini apa bagimu ?


cella berfikir keras tentang apa maksud Jordan menciumnya semalam ,tp dia berusaha berfikir tetap tidak menemukan jawabannya "sudahlah ,terserah dia mau berfikir apa tentang aq,tapi tentang fakta aq peduli padanya itu adalah kenyataan yang tak bisa aq sangkal" cella bergumam sendiri dalam batinnya.


"aq berangkat ke Inggris jam 1 siang nanti untuk 3 hari, maaf tp aq harus tetap pergi karna aq terikat kontrak, makanlah teratur, jaga kesehatan ,aku akan segera kembali" isi pesan yang di tulis cella untuk Jordan


lalu cella bergegas pulang dan menyiapkan keperluannya dan bergegas menuju bandara ,


Jordan merasa kepalanya sangat pusing " apa yang aq lakukan semalam" ia bergumam sendiri dan merasa kalau semalam ia tidak sendirian, ia melihat sekeliling rumahnya tp tidak melihat siapapun " mungkin aq hanya berhalusinasi" Jordan bangkit dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi ,lalu ia berjalan keruang tengah rumahnya dan tak sengaja menjatuhkan sesuatu , " apa ini pikirnya" ia mengambil memo itu lalu membacanya.


" jadi cella semalam bersamaq dan aq tidak ingat apapun "ia melihat jam tangan dan bergegas menuju bandara ,tp baru beberapa langkah ia keluar dari rumahnya para wartawan langsung mengepungnya,,menyerbunya dengan sederet pertanyaan membosankan .


"maaf saya buru2 tolong minggirlah lain kali


saya akan menjawab pertanyaan kalian saya janji" dan akhirnya para kerumunan wartawan itu menyingkir, tp tiba2 ada satu wartawan yang nekat menerobos dan menyodorkan kamera tepat di hadapan Jordan ,dengan refleks Jordan membanting kamera itu karena kaget ,dan wartawan itu memaki2 Jordan yang membuat Jordan jadi kesal dan menghajar wartawan itu sampai babak belur.


akibat perkelahian itu semua orang berbondong2 datang dan merekam aksi brutal Jordan itu," matilah aku kali ini " batin Jordan dalam hati yang langsung lari meninggalkan TKP dan sembunyi di rumah .


di dalam rumah Jordan sangat ketakutan, dia membayangkan semua orang akan menghujatnya ,memandangnya dengan rendah, dan membencinya ,tangannya gemetar ketakutan dan tubuhnya menggigil mengeluarkan keringat dingin ,di dalam ketakutan itu hanya cella yang ada dalam benaknya dengan sekuat tenaga dia meraih ponsel dan menelfon cella, tp hp cella non aktif dan membuat Jordan menjadi frustasi .


" cella kamu di mana tolong aku aku akan mati "


Ting tong ,Ting tong ,terdengar bunyi bel di tekan berulang ulang dari luar " tuan Jordan kami tau anda di dalam kami mohon keluarlah" terdengar suara lantang memanggil Jordan dari luar....


terima kasih telah membaca ,jangan lupa like dan komennya terima kasih