
maaf ya aku udah lama gk update karna aku itu masih anak sekolah jadi fokus nya sama tugas sekolah. and lanjut.
setelah 50 detik berlalu dan akhirnya apa yg di katakan minji benar, orang tsb betul melompat dari atas jembatan, polisi lain pun datang untuk investigasi.
"sudah ku bilang, dia akan mati"kata minji.
"ini pasti hanya kebetulan kan"kata Gong-nam.
"kau masih tidak percaya ya, dan yg percaya dengan ku itu cuma pak haesok"kata minji.
"Hmmm.baik lah, karna kejadian ini membuat ku dilema antara percaya atau tidak aku memilih percaya, karna aku tau bahwa sebenarnya kau keponakan detektif paling hebat, jadi sebelum paman mu mati dia berpesan untuk membawamu ke dalam dunia penyelidikan, apa kau mau"kata Gong-nam.
"aku akan menerima nya jika aku sudah lulus kuliah, sekarang aku masih SMA, tunggu beberapa tahun lagi"kata minji.
investigasi pun di lanjut kan dan dapat di simpulkan korban bunuh diri karna kekerasan karna terdapat luka memar di bagian perut, dada, leher,lengan, dan kaki.
...*keesokan harinya*...
...*disekolah minji*...
Seseorang berlari di lorong sekolah yg masih sepi karna masih sangat pagi, menabrak minji hingga terjatuh. orang itu menjatuhkan kalungnya, tetapi orang itu tidak menyadari nya. minji memanggil tetapi dia mengacuhkan minji begitu saja dan pergi.
minji bingung dan tiba² ia menyadari kalau kalung orang itu mirip dengan kalung yg di berikan nenek yg merawatnya dulu di kehidupan sebelum nya.
minji pun mencari identitas si pemilik dari kalung itu lewat kekuatan nya. Dia mendapat info kalau pemilik kalung tsb adalah siswa laki² di kls 3-2 yg bernama jeon Jeonju,yg kelasnya bersebelahan di kelasnya yaitu kls 3-1.
sepulang sekolah, minji pergi kerumah temannya untuk kerja kelompok. minji melihat Jeonju dan Jeonju adalah sepupu temannya,
dan ia pun memanggilnya.
"Hey, kau"kata minji sedikit teriak.
"aku"kata Jeonju bingung.
"iya kau, kemari sebentar"
...*Jeonju berjalan ke arah minji*...
"ada apa"kata Jeonju.
"Namamu Jeonju kan dan kau pasti kehilangan kalung kan"tanya minji.
"iya, bagaimana kau tau"
"Rahasia, dan ini kalung mu, kau menjatuhkan nya tadi pagi"
"namaku minji, park minji"
"apa kau bisa membantu ku?"
"maaf, aku tidak bisa, lain kali bisa"
"baiklah, tapi aku boleh meminta nomor mu, untuk antisipasi"
"terserah mu, ini hp ku, catat saja no mu, dan jangan iseng menelpon"
"baiklah"
minji pun kembali ke rumahnya dan dia mendapat pesan dari Jeonju, minji segera menjawab"jangan chat aku sekarang"dan Jeonju menjawab"iya".minji pun membuka kumputernya dan mencari biodata lengkap Jeonju. minji mendapati bahwa Jeonju adalah anak mantan mafia yg bernama dark door.
minji pun langsung mengchat Jeonju dan mengadakan janji dengannya untuk bertemu di kafe dekat sekolah. singkat cerita mereka pun bertemu di kafe tsb. minji pun menanyakan beberapa hal kepada Jeonju.
"Jeonju"kata minji.
"ada apa"kata Jeonju.
"apakah kau anak mantan mafia"
"i-iya, memangnya kenapa"
"tidak ada, aku hanya bertanya. dan juga kalungmu mirip dengan punya ku, kau dapat kalung itu dari mana?"
"di-di toko perhiasan kan banyak"
"tidak, aku sudah memeriksa hampir semua toko perhiasan tetapi model ini tidak ada.
...*kriiing*...
...*(bunyi HP minji)*...
"aku sudah di telpon Ayah ku, aku pulang dulu ya"kata minji berpamitan.
"baiklah, sampai jumpa besok"
*minji tersenyum*
"iya"jawab minji