
*KESIALAN"
11.30 AM
"Bisa gak sih lo itu enggak ngejar-ngejar gue?!! hubungan kita itu berakhir tahu nggak!" Seru aura dengan nada marahnya kepada daffa, Mantan kekasih nya.
Daffa menarik tangan aura "Babe maafin aku, aku janji gak bakalan selingkuh lagi" Ujar Daffa dengan senyum sok manisnya itu
"Daffa Setiawan dengerin gue baik-baik, sampai kapanpun gue nggak bakal maafin lo karena udah dua kali elo selingkuh dari gue! Ujar aura sambil melepaskan tangan nya dari tangan daffa....
Daffa tersenyum lalu berkata "babe aku akan terus ngejar kamu sampai kamu mau balik sama aku, kecuali" daffa menggantung ucapannya
"kecuali apa brengsek?" Tanya aura sambil menunjuk ke arah Daffa
"kecuali kalau kamu menemukan pasangan yang lebih baik dari aku, yang lebih kaya dari aku, yang lebih tampan dari aku, baru aku akan berhenti mengejarmu dan waktunya satu Minggu" Lanjut daffa.
mendengar ucapan Daffa, Aura pun terdiam
"oke kalau begitu, aku bakal nemuin pasangan yang lebih baik dari kamu, lebih kaya dari kamu, lebih tampan dari pada kamu, dan dan yang pasti dia setia dan tidak bermain dengan perempuan lain di belakangku! ucap aura dengan nada tegasnya
Daffa menarik senyuman nya "it's okay, I'm waiting for you with your new lover, but" daffa menghentikan kalimatnya
"but of you do not find the new lover that you desire, then do not expect to escape from my arms babe" lanjut daffa sambil mencium pipi aura.
kemudian Daffa pergi meninggalkan aura dengan muka merah entah karena malu habis dicium Daffa ataupun menahan amarah.
Aura POV
"aku bakal menemukan kekasih idamanku" Sunggut aura dalam hati.
setelah dapat pergi aku memutuskan mencari kedua sejoli ku "Riska audia maheswara" dan "Anggi Pratiwi Agustin".
aku pun berkeliling kampus untuk menemukan kedua sahabatku itu, tapi entah mengapa apa pagi hari ini muka mereka tidak terlihat, jangankan muka batang hidungnya saja tidak nampak..
akupun berjalan sambil bersenandung kecil,
"senyumanmu yang indah bagaikan candu ingin terus ku lihat walau"
"ku berandai kau disini mengobati rindu ruai"
"dalam sunyi ku sendiri meratapi"
"perasaan yang tak jua didengar"
"takkan apa bila rasa ini tumbuh dengan sendirinya"
"tak berdaya diri bila diantara walau itu hanya bayang-bayangmu"
"senyumanmu yang indah bagaikan candu ingin trus kulihat walau dari jauh"
"sekarang aku sadari semua hanya mimpiku yang berkhayalah kan bisa bersamamu"
ku senandungkan lagu "Halu Febby putri" untuk bias gua Chanyeol oppa, Jungkook oppa, Jimin oppa, hanbin oppa, wooseok oppa, dan seluruh oppa yang ada di korea sana.
saat sedang asyik bersenandung aku melihat Riska dan Anggi sedang bertengkar dengan miska and Genk,
aura POV end
"Eh lo biasa aja dong, jangan nyolot!" Seru anggi dengan nada ketusnya
"Elo ya, masih junior aja belagu amat, gimana udah senior" Jawab miska sambil menunjuk ke arah riska dan anggi
"lo seharusnya sebagai senior kasih contoh yang baik buat kita semua para junior, bukan buat mempermalukan atau mempermainkan kami para junior, jika kami para junior membalas perlakuan kalian, maka kalian jangan heran karena kami belajar untuk tidak ditindas!" sergah aura kepada miska and genk yang otomatis melihat ke belakang, miska and genk memberikan aura tatapan tajam supaya terintimidasi oleh nya, namun aura malah cuek dan memberikan tatapan mencemooh kepada miska.