alvano and jesica

alvano and jesica
capther 5



Seorang gadis tengah tertidur diatas tempat tidur nya hingga suara sang mommy membangunkan nya


"Princess bangun sayang ini bubur nya udh jadi nie makan dulu"ucap sang mommy sambil menepuk nepuk pipi sang anak


"Eunghh" gumamnya, sambil menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina nya


"Ini makan dulu bubur nya dek"ucap sang mommy


"Iya bun taruh di meja aj nnti adek mkan" ucap sang anak a.k.a ica


"Ga, ga, adek mommy yang suapin trus minum obat nya abis itu" ucap sang mommy lagi karna tau anak ny itu susah yng nmnya minum obat


"Aish, mommy nnti adek mkn taruh di meja aj" ucap ica lagi


"Ga , kamu mommy yang suapin, klw ga fasilitas bunda ambil, itu album² kamu juga mommy bakar mau ? Klw ga nurut" tegas mommy nya


"Huftt ....... ya udh mommy yang suapin" ucap ica pasrah karna ga mau klw album nya dibakar karna album nya mahal klw fasilitas mah kgk mslh ini album gw udh ngumpulin lma juga mau di bakar ohh tidaakkk


Skip makan


"Nah gitu dong abis kan, yaudah bunda ke dapur dulu yah" ucap mommy sambil mengelus rambut ica


"Iya bun"ucap ica


Berbeda ditempat lain


Dikediaman dirgantara


Tok...tok...tok..


"Asalamualikum vano pulang"ucap nya saat masuk mansion


"Walaikumsalam udh pulang al" jawab ana a.k.a bunda nya vano. Setelah bundanya menjawab salam dari vano tiba tiba raut wajah vano berubah


"Vano naik" ucap nya dingin, setelah itu berlalu ke kamar nya


Ana a.k.a bundanya nya vano yng tau akan perubahan raut wajah anak nya berubah menjadi dingin, baru menyadari bahwa ia salah memanggil nama alvano, seharusnya dipanggil vano bukan al karna nama al hanya khusus untuk oliv(teman masa kecil nya). Karna rasa bersalah akhirnya ia naik ke kamar anak pertama nya itu


Alvano pov


Setelah mengantarkan cewek tadi gw langsung pulang ke rumah gw ya iya lah mau kemana lagi coba. Setelah berkendara sekitar 10 menitan dijalan akhirnya gw sampe di dpn mansion gw dengan selamat.


Tok..tok..tok..


"Assalamualaikum vano pulang"ucap gw saat masuk ke dalam mansion


"Walaikumsalam udh pulang al"ucap mamah gw


Deg....nama itu


Setelah mamah memanggil gw dengan nama al mood gw disitu langsung trn dan ingatan itu mengingatkan gw ke oliv teman masa kecil gw dan sekaligus cinta pertama gw, dan dia udh ga disini


"Vano naik" ucap gw setelah itu gw langsung ke kamar nenangin diri gw


"Arghhh.. Liv knp lu ninggalin gw sih seharusnya itu gw yang ga ada disini dan lu masih hidup, knp kmrn ga gw aj yng diposisi lu liv knp arghhh..." ucap gw sambil ngacak² rambut gw frustrasi


FLASBACK


Ada seorang gadis kecil dibawah pohon yang rindang sedang terisak, karna rasa penasaran anak laki² ini mencari tau asal suara itu dan terdapat seorang gadis kecil yang sedang menangis


"Kenapa kau menangis disini?" tanya anak laki² itu


"Hiks.. Hikss... Abaang... Aku...hiks...ga...ada..hiks" ucap gadis itu sambil terisak


"Gimna kalau kita cari abang kamu mau?"tanya anak laki² itu


"Hikss... Beneran?"ucap gadis kecil tersebut dengan mata berbinar


"Iya ayok"ucap anak laki² sambil menarik lembut tangan gadis kecil tersebut.


"Ayok" ucap gadis kecil tersebut, lalu berdiri menghampiri anak laki² tersebut


"Nama kamu siapa?" tanya anak laki² tersebut kepada gadis kecil itu


"Aku jesica olivia, kamu?" jawab nya


"Aku alvano"jawab anak laki² tersebut


"Yaudh ayok kita cari ketaman"ucap anak laki² tersebut


Setelah keliling ke taman sambil bergandengan bak nya orng pcaran, g.


Tapi tetap ga ketemu sampai mereka kembali lagi ke pohon yang rindang tdi yang didepan nya ada danau


"Hikss..ga hiks..... ketemu hiks..." ucap oliv sambil teisak karna tidak menemukan abang nya


"Issh jesica bukan lesica" kta oliv


"Yaudh panggil oliv aja yah" kta alvano


"Okeh, ak blh manggil kamu al?" tnya oliv


"Tentu apapu untuk mu princess"kata alvano


Chup~~


"Oli ga boleh nangis lagi okeh" ucap alvano setelah mencium pipi oliv


Setelah itu mereka pun bermain disitu menunggu ortu dan abang nya jesica


"ICAAAA......" teriak seorang anak laki² yng diperkirakan adalah abang nya oliv


"ABAANGG" teriak oliv lalu berlari memeluk sang abang.


"Eh nama kamu siapa? Makasih yah udh jagain ica" ucap abang nya oliv kepada alvano


Setelah itu mereka pulang ke rumah masing² dan oliv dan vano pun semakin dekat dan akrab hingga seminggu setelah nya musibah menimpa mereka


"Al... Aku pen bli es cream yok" ucap nya sambil menunjuk toko es cream diseberang jalan itu


"Ayok" ucap vano, sayang nya oliv udh dluan lari ke jalan besar itu


"Oliv tungguin" ucap vano


"Ayok cepet, al lama" kata oliv lalu berlari ke toko es cream itu dan kejadian itu terjadi


Sebuah mobio berkecepatan tinggi lewat saat oliv menyebrang dan naas nya tubuh oliv terpental, kepalanya mengeluarkan darah. Abang nya oliv yang kebetulan lewat liat oliv kecelakaan karna tak hati²


"PRINCESS" ucap mereka berdua setelah itu mereka langsung ke oliv. Vano langsung mengangkat kepala oliv yang berlumuran darah ke atas paha nya


"Olivv bangun liv bangun.. Hikss oliv jan tinggalin aku hiks..." ucap vano sambil menggoyang goyangkan tubuh oliv yang masih sedikit tersadar


"Al ga blh nangis nnti al jelek, oliv sayang al, hoaam oliv ngantuk mau tidur dulu yah" ucap oliv sebelum pingsan


"Ga. Gaaa olivv ga boleh tidur oliv kuat ayoook liv hiks oliv ga blh hiks tidur hiks mana janji oliv hiks yang mau nemani hiks al hiks ga mu ninggalin al mana liv hikss" ucap nya sambil terisak. Setelah itu oliv jatuh pingsan dan langsung di bwa ke ambulan menuju Rumh sakut terbesar


Setelah kejadian itu alvano berubah menjadi dingin makan pun jarang dan sering melamun ortu vano yng melihat itu ikut kasihan perubahan yang amat berpengaruh dari oliv hingga merubah vano yng tdi nya ceria skrng menjadi dingin


Orang tua oliv yng mendengar kabar itu sungguh kasihan karna oliv yng msh belum sadarkan diri sudah seminggu ia terbaring di brankar rumah sakit, dokter bilang agar membawa oliv ke jerman untuk pengobatan yang efektif disna karna di rumah sakit itu alat nya tidak memadai. Karna tidak mau melihat alvano seperti itu orang tua oliv memutuskan untuk memberi alvano sebuah kalung yang sama dengan oliv yng hanya ada sepasang di dunia. Sebelum kecelakaan itu oliv mau kasih kalung untuk al dan oliv juga bercerita tentang alvano smua tanpa terkecuali. Setelah memberikan alvano kalung itu ortu oliv beserta oliv terbang ke jerman tanpa vano ketahui karna ortu oliv memberi kabar bahwa oliv telah meninggal lalu memberikan kalung itu


FLASBACK END


Alvano Pov Off


Tok....tok...tok...


"Vano bunda masuk yah"ucap bunda nya dan tak ad jawaban dari dalam kamar akhirnya ana memutuskan untuk membuka knop pintu


Ceklek


Saat memasuki kamar vano, ana hanya melihat anak nya melamun di balkon kamar nya


"Vano"ucap ana mendekat ke arah vano. Tak ada jawaban sama sekali


"Nak maapin bunda yah" ucap ana sambil mengelus kepala anak nya. Hnya ada senyuman tipis tanpa ada suara jawaban


"Maaf klw bunda buat kamu flasback kejadian itu" ucap ana sambil menunduk karna ana tau bagaimana kehilangan orang yng kita sayang


"Iya bun"ucap vano sambil tersenyum tipis


"Yaudah kamu ganti baju dulu yah, trs habis itu kebandara jemput queen kita"ucap bunda nya saat sudah berada di dapur


"Queen kita?" tanya alvano memastikan


"Ck masa lupa" ucap bunda nya lagi dan hanya tak ada jawaban dari alvano bahwa ia tak tau ap yang dimaksud bundanya


"Hana dirgantara pulang dari london kamu itu, adik sendiri dilupain" teriak bundanya dari dapur . mendengar teriakan itu vano langsung menyambar jaket dan kunci mobil yang berada di atas nakas


"Iya udh vano JEMPUT HANA DULU, ASSALAMUAILAIKUM " ucap nya lalu kangsung menancap gas nga menuju bandara soekarno-hatta


Skip bandara


"Abangg... Hey i'm here" ucap hana


" eh iya ayok pulang, lu ditungguin bunda dirumh" ucap alvano lalu menarik koper adik nya yng lumayan berat hehe:v