Actually story.and friends

Actually story.and friends
Eps11 kebingungan sarah dan peperangan



.Sin kembali kekamar Toni, setelah mengetahui Sarah datang sore tadi Toni pun buru buru untuk menelpon Sarah.


Toni : kenapa Sarah ngga singgah dulu?(dalam hati)aku tanya aja langsung sama dia.


Untuk beberapa saat terlihat setiap SMA masih seimbang dalam kekuatan tempur,namun harus disadari oleh pihak Jay bahwa mereka kalah jumlah daripada SMA Mulya, beberapa jam hingar bingar perkelahian pun mulai memperlihatkan hasil,dimana pihak Fauzi dan Rudi mendominasi Medan pertarungan,satu persatu anak SMA jaya tumbang,ini menbuat jay khawatir,namun Jay tak kehabisan akal,di sela sela kekalahannya,Jay menodongkan senjata api ke kepala Fauzi, seketika semuanya berhenti bertarung, terdengar tembakan pistol yang di arahkan ke langit, memojokkan SMA Mulya untuk beberapa waktu.jay terus mengoceh,namun Fauzi juga tidak bodoh,dia membalikkan tubuhnya dan menendang tangan jay, pistol pun jatuh ketanah segera Rudi mengamankan senjata api itu untuk mencegah proses pembunuhan, pertarungan pun berlanjut Jay yang memimpin sekarang jatuh dibawa kaki fauzi di sela sela ke frustasian Jay ,melihat semua member nya tumbang dia akhirnya memutuskan cara licik yang sebelumnya dia persiapkan, ternyata Jay menyewa berpuluh gerombolan preman.


Sekarang posisi berbalik memojokkan SMA Mulya, mereka dikepung oleh para preman bayaran Jay, satu persatu menber fauzi dipukul mudur dan tumbang,di tengah tengah situasi kritis,Rudi tetap bertarung dan manpu menumbangkan beberapa preman itu diikuti oleh semangat api itu semua bangkit kembali, untuk beberapa waktu SMA Mulya terlihat mengenaskan walaupun berhasil menjatuhkan sebagian besar preman itu,tidak ada jaminan untuk kemenangan,Fauzi benar benar merasa jengkel,dengan keadaan itu dan menendang kepala Jay,namun Jay dengan Santui nya mengatakan,kalian semua akan tamat hari ini sembari terbaring di tanah dihadapan Fauzi,yang juga bonyok dan kelelahan,di sisi lain Rudi mencapai batas power,dia pun tumbang tak sadar kan diri,Fauzi mulai kebingungan, apalagi tubuhnya benar² babak belur,dia tetap berusaha maju namun nampaknya dia sudah mencapai batas, kelelahan dan jatuh tersungkur,Fikri cs juga tidak berdaya menghadapi gempuran para preman, sekarang medan perang benar benar hening sesekali terdengar suara tawa dari Jay dan preman bayaran,Jay bangun dari tidur,nya dengan keadaan tertatih menuju ke arah Rudi untuk mengambil pistol itu kembali, alhasil Jay pun sampai di hadapan,Rudi yang pingsan dengan wajah puas,melihat semuanya telah ditumbangkan dia pun berniat menbunuh Rudi dan Fauzi.


Saat pistol di arahkan ketubuh Rudi ,blus


Tiba tiba Toni datang dan menghantam Jay sampai pingsan,dengan sedikit gerakan akrobatik,dia juga mendapatkan pistol itu serta mengarahkan ke arah ketua preman,saat itu juga para preman ketakutan dan mohon pengampunan kepada Toni,dan epik nya lagi Toni sudah melapor ke pihak berwajib atas insiden ini, semua preman itu diringkus dengan tuduhan penganiayaan terhadap anak dibawah umur,


Toni:" gue ngga akan ngelepasin kalian semua dan mulai hari ini kalian akan tidur di jeruji ,(wajah marah)


Ketua preman:"maafin kami semua bang kami mohon jangan penjarain kami BG "


Toni tidak menghiraukan sama sekali permohonan mereka, sesaat kemudian polisi tiba di TKP dengan memberikan peringatan tembakkan,Toni pun meletakkan pistolnya,dan para pereman pun diringkus polisi, sembari di aman kan ,Toni dibawa ke kantor polisi untuk dijadikan saksi,adapun beberapa siswa dari SMA Mulya dan jaya yang di amankan dibawa ke sel tahanan sementara guna menindak lanjuti kasus ini, beberapa hari kemudian Rudi, fauzi cs ,Haikal, dibebaskan,


Namun Jay harus menunggu lebih lama hingga beberapa bulan kemudian Jay juga dibebaskan karena terdakwa masih dibawah umur,


Stelah insiden itu semua anak laki laki SMA Mulya diskors selama sebulan penuh,


Eps, selanjutnya hari yang cukup melelahkan dan kembali nya sang leader.


Sudah 1 bulan dari insiden itu kini semua siswa kembali pulih seperti semula terkecuali Fauzi dan Rudi yang masih dirawat dirumah, karena mengalami patah tulang yang cukup fatal


Hari ini semua siswa masuk sekolah seperti biasa


Sin menperlihatkan ke tempat fikri cs


Fahri:"Fik gua bersyukur banget ga ada korban jiwa, pas insiden sebulan lalu?


Fikri: iya ri,gua juga berfikir gitu!


Dandi: tapi gua Heran ko bisa bisanya kita menang fik?


Padahal sebelum gua pingsan Fauzi,dan Rudi udah ko dan pingsan duluan di hajar preman ga ada otak itu?


Riyadi: iya aneh juga si?btw gua nanti mau kerumah Rudi kalian ikut ngga?


Dandi:" gua pasti ikut lah?


Riyadi:"kalian berdua gimana?


Fikri: kita berdua ikut si?


Riyadi : pulang sekolah kita berangkat,btw ko gua belum liat Toni dari tadi pagi,


Fikri:"biasa, tu anak kalo jam segini emang lagi mesra mesranya Cok!


Riyadi : iya gua paham?😂Beda sama lu ya ?


Fikri:" maksud lu apa ngeledek gua,gua bukan jomblo cuma gua ga mau pacaran aja!


Dandi: hahahah


Fahri: hhhhhh


Fikri:"apa lu berdua juga ikut ikutan ngatain gua,(jengkel)


Fahri:" sorry Fik gitu aja lu marah"


Sin berpindah ke tempat Toni dan Sarah di perpustakaan,


Toni:" Sarah ko dari tadi lu ngga mau ngomong sama gua ?


Sarah:" ngga lagi males"


Toni:" lu akhir akhir ini ngehindar gua Mulu?(bingung)


Sarah:"udah Toni jangan ganggu Sarah ih Sarah lagi ga mood!


Toni:" alasan itu mulu Si?


Sarah:" trus Sarah mau bilang apa coba sambil menatap toni.


Toni: cantik (menggoda Sarah)


Sarah : mulai deh gombalan nya bla bla(pura pura kesel)


Toni:" yaudah kalo gitu Toni tinggal ya"


Sarah:" iya"(Tampa menbalikkan wajah)


Toni:"beneran nih?


Sarah :" ya .. bener lah Toni!


Toni:" oke gua pergi"


Sarah:"kok belum jalan"


Toni :" emang lu ngga nahan gue gitu? apa kek,atau lu bilang jangan pergi Toni,aku ga bisa hidup Tampa lu?


Sarah:"enak aja, ngga' mau Sarah"


Toni:" yaudah"


Sarah :"yaudah"kok masih belum pergi si?


Toni : iya aku pergi,


"Toni pun meninggalkan Sarah dengan perasaan bingung,dengan sikap sarah yang tiba berubah"