A Way To Escape

A Way To Escape
28 . Keluarga Raize



Sebelum nya maaf ya semua nya,pada hari Rabu aku gk up episode nya sorry.Aku lupa up episode hari Rabu nya sorry,sebagai ganti nya episode hari ini bakal lebih panjangan lagi ya, selamat menikmati episode hari ini


Keadaan Raize


Pengawal Raize 1 : Tuan,sudah berapa hari kami mencari Kevin tapi tidak dapat menemukan nya


Raize : Aduhhh kalian payah sekali dalam mencari seseorang


Pengawal Raize 1,2,3 : Maafkan kami Tuan


Raize : Kalian juga kenapa membawa Kevin dalam misi kalian!


Pengawal Raize 2 : Maaf Tuan,karena dia baru bergabung dengan Tuan saya rasa kami harus membawa nya agar dia tahu bagaimana cara menjalankan dan melakukan misi dari Tuan


Raize : Apa aku sudah memberikan kalian ijin?


Pengawal Raize 3 : Be-belum Tuan


Raize : Lalu kenapa kalian tetap membawa nya!


Pengawal Raize 1,2,3 : Ma-maafkan kami Tuan


Pengawal Raize 1,2,3 langsung berlutut menghadap Raize berharap dimaafkan.Raize hanya menatap mereka dengan tatapan amarah


Pengawal khusus Raize : Permisi Tuan


Raize : Ck..ada apa?


Pengawal khusus Raize : Tuan mendapat surat dari Tuan dan Nyonya


Raize : ...baik,berikan surat nya kepada ku


Pengawal khusus Raize : Ini Tuan


Pengawal khusus Raize pun memberikan surat nya kepada Raize.Raize membuka surat nya


Raize : Oh ya,bisa kau urus mereka berdua dan bawa pergi dari sini?


Pengawal khusus Raize : Baiklah Tuan,kalian berdua! Ikut saya!


Pengawal Raize 1,2,3 : Ba-baik Tuan


Pengawal khusus Raize pergi keluar dari ruangan disusul oleh para pengawal Raize.Raize menunggu sampai mereka keluar,kemudian membaca isi surat


"Halo anakku sudah lama kita tidak bertemu dan berbicara satu sama lain,ibu hanya ingin mengatakan bahwa kalau mengirimkan surat jangan menuliskan nama Risa,ibu dan ayah mu muak membaca nya.Raize,lebih baik kau segera menghancurkan Kerajaan Mathe itu,lebih cepat lebih baik.Menghancurkan Kerajaan itu saja lama sekali bagaimana kau memimpin dan melaksanakan tugas mu sebagai Duke Lorexiese.Oh ya satu hal lagi,ayah mu ingin berbicara sesuatu kepada mu,jadi segera pulang sekarang juga,kalau dalam satu minggu kau tidak di rumah maka kau tau akibat nya Raize,sampai jumpa Raize anak ku.Dari ibumu,Duchess Lorexiese"


Raize : Cih..tumben memberikan ku surat biasa nya? Aku gk mau pulang, bodoh amat dengan apa yang terjadi


Raize berdiri dari kursi yang ia duduki dan berjalan keluar dari ruangan,tiba tiba saja dia berpikir


Raize : *Tunggu...kalau aku pulang ke rumah maka aku dapat menemui Risa dan dapat membawa nya dengan diam diam kesini..ya aku rasa aku harus pulang,aku harus menemui Risa,ya aku harus!*


Raize membuka pintu dengan keras dan berteriak


Raize : Siap kan barang barang ku! Kita akan pergi ke kediaman Lorexiese!!


Para pengawal pengawal terkejut saat mendengar kata kata Raize tadi.Mereka tau bahwa Raize sangat membenci ibu dan ayah nya dan paling benci berada di rumah,namun kali ini dia ingin pulang ke rumah nya,mereka bingung dengan perintah Raize.Raize melihat bahwa para pengawal nya hanyalah diam saat mendengar perkataan nya,Raize menjadi marah dan berteriak lagi


Raize : Aku bilang siapkan barang barang ku! Apa kalian tidak mendengar nya?! Kalian mau dihukum?! Siapkan barang barang ku sekarang juga!


Pengawal pengawal Raize : Si-Siap Tuan!


Pada sore hari nya


Raize sedang berjalan menuju tempat dimana kereta kuda nya berada.Saat berjalan dia diikuti oleh salah satu pengawal kesukaan nya,Claretta.Ya pengawal kesukaan nya adalah seorang perempuan,karena Claretta mengingatkannya kepada Risa.Claretta dan Risa memiliki banyak kesamaan,seperti rambut hitam yang indah sampai sepunggung,kulit yang putih,dan juga kuat


Raize : Retta


Claretta : Ya ada apa Tuan?


Raize : Kau tahu kan harus apa saat berada disana?


Clarettaa : Saya tahu Tuan,harus langsung menemui Nona Risa,merawat nya juga melindungi nya


Raize : Bagus mari kita berangkat


Claretta : Siap Tuan


Saat Raize memasuki kereta kuda nya,pengawal pengawal yang ditugaskan untuk menjaga Kerajaan membungkukkan bada nya.Claretta menunggangi kuda di samping untuk melindungi Tuan Raize dan melihat sekeliling


Karena kediaman Lorexiese berada di wilayah kekuasaan Kerajaan Tyssa maka waktu perjalanan bisa sampai 2-3 hari,waktu yang sangat lama,biasa nya mereka akan beristirahat pada jam 11 malam dan kembali pergi pada jam 5 pagi


Beberapa hari kemudian


Pelayan : Nyo-Nyonya! Tuan muda Raize datang!


Cheara : Oh? Dia sudah sampai? Hmm bagus


Cheara adalah nama dari Duchess Lorexiese,ibu nya Raize dan Risa


Cheara : Selamat datang anakku,kukira kau tidak akan datang,aku padahal sudah mau menyiapkan hukuman untuk mu lhoo


Raize : Memang nya apa hukuman ku kalau aku tidak datang "ibu"?


Cheara : Ya...ada hubungan nya dengan gadis yang kami kurung


Raize : Urgh...jangan apa apa kan Risa! Claretta! Lakukan tugas mu!


Claretta : Siap Tuan!


Pelayan laki laki : Kalau anda tetap melawan saya seperti ini,kami tidak bisa menjamin keselamatan dan kesehatan Nona Risa


Claretta : Urghh,minggir!


Pelayan laki laki : Pelayan yang lain nya! Menuju ruangan Nona Risa sekarang!


Para pelayan : Siap pak!


Claretta melihat para pelayan pergi menuju ruangan Risa,dia langsung berhenti melawan pelayan laki laki tersebut


Pelayan laki laki : Para pelayan,berhenti dan kembali kerjakan tugas kalian masing masing


Para pelayan : Baik pak!


Cheara : Sudah sudah..aku pusing mendengar nya


Pelayan laki laki : Maafkan saya Nyonya


Raize : Retta,kemari


Pelayan laki laki itu berjalan dan berdiri di samping Cheara.Sedangkan Claretta berjalan ke belakangnya Raize


Cheara : Tolong siapkan kue dan teh


Pelayan laki laki : Baik Nyonya


Mendengar perintah dari Cheara,pelayan laki laki itu pergi menyiapkan kue dan teh.Cheara berjalan mendekati Raize dan mengelus elus rambut nya


Cheara : Bagaimana kabar mu anakku?


Raize : Ck..


Raize menyingkirkan tangan Cheara dari rambut nya dan menatap nya dengan tajam


Raize : Jangan berpura pura,aku sudah tau sikap asli mu


Cheara : Sudah berani ya kau ini,berperilaku lah dengan baik selama aku masih sabar Raize! Kalau tidak Risa yang akan menanggung semua nya


Raize : Ck..Claretta dan pengawal pengawal ku yang lain nya bereskan barang barang ku di kamar ku


Claretta,para pengawal : Baik Tuan Raize!


Raize duduk di sofa,menyilangkan kaki nya dan menatap Cheara dengan penuh kebencian.Cheara kemudian juga duduk di sofa,menatap Raize dengan penuh kebencian


Raize : Langsung saja,apa yang kau butuhkan?!


Cheara : Bukan nya sudah ku tulis di surat? Ayah mu ingin berbicara suatu dengan dirimu! Bukan dengan diriku! Kau ini tetap saja bodoh!


Raize : Urghh,mana surat dari Risa?!


Cheara : Apa nya?!


Raize : Surat dari Risa!


Cheara : Sudah ku bakar,tidak berguna sama sekali


Raize : Apa?!! Berani berani nya kau!!


Raize terkejut mendengar kata kata dari Cheara dan berdiri dari sofa.Cheara memanggil para pelayan dengan peringatan bahwa kalau Raize berbuat hal yang dapat membuat nya marah,maka Risa yang akan mendapatkan hukuman nya.Raize mengerti akan hal itu dan langsung duduk kembali di sofa


Cheara : Oh kau mengerti akan hal itu? Ku kira aku harus menjelaskan nya dengan pelan pelan pada dirimu,ternyata kau sudah mulai sedikit pintar


Raize : Cepatlah katakan!


Cheara : Ughh!


Cheara berdiri dari sofa dan berjalan menuju Raize dan meninggikan suara nya


Cheara : Sudah ku bilang! Ayah mu yang ingin berbicara dengan dirimu!! Bukan lah aku!! Mengapa kau tidak bisa mengerti akan hal itu?!!


Sambil mengucapkan kata kata nya,Cheara menampar pipi Raize dengan keras.Raize biasa saja karena sudah terbiasa dengan perlakuan dari nya


Cheara : Jangan membuat ku lebih marah lagi Raize!


Raize : . . . Ya..


Suasana menjadi hening karena tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara.Pada akhir nya kue dan teh yang dipesan oleh Cheara datang


Cheara : Makan lah,aku sudah menyiapkan teh dan kue ini untuk mu


Raize : Arghh berapa kali harus ku katakan pada mu??! Tidak usah berpura pura baik,lagipula aku tidak suka kue dan teh yang kau siapkan itu,menjijikkan


Cheara : Yasudah itu mau mu,aku ulang sekali lagi,kau harus lebih cepat menyelesaikan misi mu,begitu saja lama


Raize : Sang Putri melarikan diri


Cheara : Kau lacak,kejar dan cari lah,bodoh sekali diri mu


Raize : Aku sudah memperintah kan mereka,mereka saja yang tidak becus dalam mencari nya


Cheara : Di latih lebih baik lah! Gimana sih! Ibu mu ini sudah tidak sabar menjadi seorang Ratu!


Raize : Kata siapa kau ini ibuku? Kau bukan lah ibuku!


Bersambung..