A First For The Mafia

A First For The Mafia
prolog



Ketika Alexxa Kim lulus dari universitas dibawah program beasiswa, dia berpikir semuanya akan menjadi mudah begitu dia mendapat pekerjaan dan dapat berbagi makanan enak dengan bibinya. Dia melamar berkali kali tetapi beberapa mengatakan dia overqualified atau universitas tidak terakreditas ke perusahaan.


Alexxa adalah seorang yatim piatu.  Orang tuanya meninggal ketika dia berumur sepuluh tahun dalam sebuah kecelakaan tragis dan dia tidak tau dia memiliki kerabat. Tetangga mereka, bibi rini yang merupakan perawan tua menawarinya menjadi pembantunya di kantin jalanan bisnis kecilnya dengan imbalan makanan gratis dan dia juga bisa bersekolah. Karena bibi rini baik padanya dia berjanji akan membalas kebaikannya suatu hari nanti.


Bibi rini cukup tua sekarang dan Alexxa khawatir. Menurutnya, dia juga seorang yatim piatu yang hanya memilih hidup sendiri dari pada mencari kerabatnya di provinsi.


Alexxa memiliki nilai tinggi dan komentar yang sangat baik pada transkip dan dia lulus sebagai summa cum laude dengan program Bachelor of Science dalam Adminitrasi perkantoran. Karena dia baru lulus dan universitas tidak diakreditasi oleh perusahaan pilihannya, dia mengalami kesulitan mencari pekerjaan.


Kantin bibi rini masih bagus dalam bisnisnya tetapi Alexxa ingin bibi rini beristirahat dan menikmati hari harinya tanpa bangun pagi dan membuat dirinya lelah sepanjang hari.


"Bibi rini doakan aku baik baik saja. Aku akan mendapat pekerjaan yang bagus dan kamu tidak akan bekerja sama sekali."


"Lexxa tidak perlu ini hanya hobi saya anda harus menikmati pekerjaan anda dan jangan lupa makan yang benar bibi rini baik baik saja."


Menangkup wajahnya. Bibi rini memperlakukan Alexxa sebagai anaknya sendiri. Dia tidak pernah mengalami menjadi seorang ibu namun memliki Alexxa membiarkan perasaannya menjadi seorang ibu.


Ketika dia menerima telpon bahwa dia mendapatkan pekerjaan itu, dia dengan cepat berlari pulang dan dengan senang hati mengumumkan berita itu kepada bibi rini.


"Bibi rini, akhirnya! Aku bisa bekerja mulai hari senin." Alexxa mengumumkan kabar baik itu memeluk bibi rini dengan erat.


"Xiao corporation"


"X-Xiao corporation?" Bibi rini terkejut mendengar nama perusahaan itu.


"Kenapa bibi apa ada masalah?" Alexxa bertanya dengan penasaran kenapa bibi rini tiba tiba tidak senang setelah mendengar perusahaan itu.


" Lexxa, nikmati saja pekerjaanmu ok. Jangan setres sendiri. Jangan bekerja lebih keras tapi bekerja lebih cerdas."


"Ya, saya tau, Bibi."


Ini hari senin kesibukkan lainnya. Xio zhan menghitung koin didepan toko roti. Setelah menghitung, dia menunjuk roti favoritnya yang selalu dia beli ditoko roti itu. Tidak, sebenarnya bukan favorit itu satu satunya roti termurah yang bisa dia beli dari anggaran dan tunjungan harian yang disediakan dari tabungannya. Dia akan memulai pekerjannya sebagai pembuat enkode data di Xiao corporation.


Akhirnya perusahaan ini menerimanya meskipun universitasnya tidak terakreditasi di perusahaan ini yang merupakan keajaiban dan berkah dari surga baginya.


Dia tidak tau berapa gajinya karena pewawancara mengumumkan bahwa dia diterima, dia langsung menandatangani surat surat dan semuanya. Dia tidak membacanya dengan cermat bahkan melewatkan beberapa halaman dan salah satu halaman yang dia lewatkan adalah tentang gaji bulanan, bonus, dan tunjangan sebagai karyawan. Dia menepuk kepalanya sendiri setelah mengingatnya ketika bibi sue bertanya padanya. Dia meminjam uang dari bibi sue  untuk pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari melamar dan mejadi karyawan yang memenuhi syarat.