"Love In Silence"

"Love In Silence"
Perpisahan...



Satu minggu kemudian UAS (Ujian akhir semester) sudah selesai dan Ujian Nasional juga sudah berakhir dua minggu lalu.


Waktu libur semester pun telah tiba, tapi tidak berlaku untuk Reihan yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Reihan adalah anak yang pintar dan cerdas untuk berkuliah di luar Negeri karena dia ingin mengekspor banyak hal diluar Negeri yang sebelumnya belum ia ketahui.Reihan melalui banyak proses dalam masuk ke Universitas yang ada di luar negeri, dan dengan kegigihannya, kecerdasannya, dan kepintarannya akhirnya Reihan diterima di universitas ternama di Germany.


Selama dua bulan Reihan menyiapkan segala hal untuk dirinya yang akan menetap di jerman selama beberapa tahun sampai dia lulus dari studinya.


Dan waktu yang ditunggu- tunggunya pun tiba hari ini Reihan akan berangkat ke Berlin, Reihan dan keluarganya melakukan ibadah perpisahan du sebelum waktu keberangkatan Reihan dan berbagai nasihat yang diberikan oleh orang tuanya agar tetap menjaga diri di negar orang lain.


"Ma, Pa Reihan pamit, kalian jaga diri baik-baik disini ya, dan tunggu reihan sampai nanti reihan kembali lagi kesini, dan jangan lupa doain reihan selalu biar reihan sukses di Negara orang dan membanggakan mama dan papa. Reihan sayang kalian, ma, pa"


Reihan berpamitan dan mohon restu kepada kedua orang tuanya dengan air mata yang mengalir deras di pipinya.


"ia nak kamu juga jaga diri disana baik-baik ya, mama dan papa selalu doain kamu agar kamu sukses dan selalu membanggakan kami selaku orang tua." kata mama reihan dengan nada terseduh-seduh.


"dan juga jangan lupa berdoa slalu rei, dan jaga kesehatan disana, kalau ada apa-apa jaga kabarin papa ya nak." sambung papa reihan dengan senyuman lebar, yang membuat reihan serentak memeluk kedua orang tuanya.


"ma, pa Reihan jalan yaa. See you ma, pa.


I love you." kata reihan sambil memeluk kedua orang tuanya dan langsung berjalan menuju mobil yang sudah menunggunya sejak tadi.


" dadada reihan, hati-hati" sahut kedua orang tua Reihan sambil melambaikan tangan.


"dadaaaa" sambung reihan juga sambil melambaikan tangan dari dalam mobil yang sudah berjalan.


...........


Sementara ditempat lain ada kezya dan keluarganya beserta Rania yang sedang menikmati liburan di pantai.


"Key gue dengar- dengar ni ya kak Reihan kuliah di Berlin loh" celetos rania kepada Kezya.


" ahh yang benar loh?.ah tapi gak salah juga sih kalau dia bisa kuliah diluar negeri kan dia anaknya pintar dan cerdas,jadi gak bisa diragukan lagi" kata Kezya kepada rania.


" ia, kak reihan itu anaknya pintar, tapi dia itu nyebelin banget kan key??"


" Tapi by the Way, loh masih suka gak sama kak reihan?? Kan loh waktu itu pernah bilang kalau loh itu suka banget sama kak reihan kan key??" tanya rania kepada Kezya dengan penuh rasa penasaran.


" ya....gitu lah. Jujur ya ran gue tu masih suka banget sama kak reihan. Tapi kayanya gue harus move on deh,kan kak reihan sekarang juga udah gak tinggal di indonesia" jawab kezya kepada rania dengan nada sedih.


"gak-gak, loh ga bole move on sama kak reihan key, loh harus tetap pertahanin rasa loh kepada dia, mungkin aja suatu hari loh bisa ketemu lagi sama dia, kan gak ada yang tau. Loh juga kan ada rencana kuliah di Berlin kan?? Sapa tau nanti kalau jodoh loh bisa ketemu lagi sama dia." Kata rania panjang lebar kepada Kezya sambil lempar batu ke air laut.


" hadehhhhh,udahlah ran terserah loh mau ngomong apa yang intinya hari ini gue sedih banget, karena kak reihan uda pergi, dan gak tau kapan lagi gue bisa lihat wajah tampannya, boro-boro kalau gue kuliah di Berlin trus bisa ketemu kak reihan dalam waktu cepat, kalau gak gimana coba?"


Sambung kezya kepada rania.


" Makanya itu key loh tu harus rajin doa biar nanti loh bisa ketemu lagi nanti sama kak reihan. Tapi kalau nanti gak ketemu disana berarti kalian itu bukan jodoh deh. Tapi menurut gue ni ya kalian berdua itu jodoh, karena wajah kalian berdua mirip, soalnya menurut orang-orang ni ya biasanya orang yang wajahnya mirip itu biasanya jodoh"


Kata rania kepada Kezya dengan nada serius.


"loh kira loh Tuhan ran lalu bisa bilang-bilang kaya gitu aja kalau jodoh gue itu kak reihan, hahhhahhhaa,ran-ran. Menurut gue, gue sama kak reihan itu gak ada mirip-mirip nya, loh kalau ngomong ngaur banget sih ran-ran" sambung kezya sambil tertawa mengejek rania.


"haduhhhhh udahlah key, nanti sampe dirumah aja deh baru kita lanjutin ngobrol, sekarang ini saatnya kita bersenang-senang melepaskan semua beban yang ada, dengan berenang"


"rania-rania" kata Kezya kepada rania sambil tertawa.


Bersambung.....


Halo teman-teman jangan lupa coment brikan masukan, dan juga jangan lupa like setiap episode cerita aku dan jangan lupa vote ya.


Happy Reading😁


Ig:@jeandef_4


Fb: jean. Defretes