"Hate To Love"

"Hate To Love"
bab 2



#mobil bekas


**********--


Sekitar 1 jam, sang papi sudah baikan. Adi memilih untuk tidak bertemu pada anak tunggal nya itu,sebab bisa di pastikan akan terjadi perang antara anak dan papi. perang mereka bisa lebih berbahaya dari pada perang dunia ke dua.Bedanya mereka tidak akan menumpahkan darah seperti para pahlawan , tapi mengorbankan perasaan dan rusaknya hubungan kekeluargaan , apalah daya author . Hanya menulis kejadian saja 😆.Tanpa ikut campur .


Erwin... kau mau kemana?,apa kau tidak lihat papimu sedang sakit?.Ucap amira


aku ada urusan ,bukan kah mami lebih mengenal sifat papi?,aku sudah coba untuk berbicara pada nya tadi.tapi dia menghindari ku.


Jawab erwin


Nak."amira"


Sudah lah mi aku sibuk. balasnya dan berlalu di hadapan maminya.


Berbeda halnya dengan icha.yang terburu-buru menyebrang jalan karna dia tak mau terlambat .gadis malang ini sudah biasa jalan kaki jika ke sekolah ,hingga rambut nya acak-acakan dan badannya bau keringat.jarak sekolah antara rumah tante nya sekitaran 8 kilo.hingga membutuhkan tenaga ekstra untuk menempuhnya setiap kesekolah.


ah sial .apakah sudah malas hidup tuh orang?.geram lelaki dalam mobilnya yang tidak begitu mewah.ukuran mobil untuk anak orang kaya di perkampunganlah . dia malas sekali turun.apa lagi mood nya lagi gak bagus. mobil hitam itu,berjalan melewati gadis ,yang tengah mengadu nasib di aspal goreng.


Auh... kaki aku terkilir lagi,yatuhan sudah jam 8 saja sih.ujar icha mencoba berjalan namun kakinya tidak kuat sebab sudah terkilir dan mungkin kesleo juga. sehingga membuat dia kesukitan menyeimbangkan tubuhnya.


Benar-benar yah tuh mobil,asal nyenggol aj. gak mau tanggug jawab lagi. Pengen ku sambel wajah datarnya itu. sok -sok an banget.Ucap icha bermonolog pada dirinya sendiri


*Di sekolah*


Icha kau terlambat lagi?.ada apa dengan kaki mu? Ujar sang ketos .


aku tidak apa-apa kak.maaf ,aku terlambat karna hampir saja, aku ditabrak oleh mobil bekas tadi.


Jawab icha dengan senyum manis. yang bisa melelehkan olaf si boneka salju.


Yasudah masuk kelas sana! ujar "sang ketos tamvan."


Iya kak .jawabnya singkat.


Sepulang sekolah, icha dengan susah payah berjalan di tengah terik nya matahari.dan perih sakit pada bagian betis serta telapak kakinya.


nada dering hp.


hallo ..."icha"


kau kemana saja anak bodoh?.


cepat pulang ada yang ingin tante sampaikan padamu.tante beri waktu setengah jam lagi,jika kau tak datang tepat waktu maka siap-siap menerima hukuman dari ku.


aku masih di jalan ta...


ttuttt.. sambungan telpon terputus.


ada apa lagi sih ,yatuhan aku sungguh tak kuat lagi.


maaf bapak .apakah saya bisa nebeng di mobil barang ,bapak ini?. tanya icha pada seorang laki-laki paruh baya ,yang lagi membereskan barang-barang dagangannya.


di kampung,memang sulit sekali kendaraan.berbeda hal nya di kota ,ojek sana sini sudah lengkap.


mobil pribadi kadang sekali melewati depan rumah,bisa di hitunglah,paling yang menggunakannya juga sedikit .


hana nogu?. tanya bapak itu menggunakan bahasa nias


*artinya


kenapa nak?.di desa kebanyakan orang tua itu tidak mengerti bahasa indonesia.


emm yaahowu bapak natola minta bantu yao namena?.


haisa tola ,faodo ba moto mo?.


*artinya


maaf bapak .apakah saya bisa nebeng di mobil barang ,bapak ini?.


icha pun di izinkan oleh pak agus untuk nebeng di mobil barang nya.