' R E T A K '

' R E T A K '
fitting baju pengantin ^



"Apa kamu tidak mau makan sesuatu ?"tanya saga kepada Nara


"Tidak ,, makasih "ucap Nara tersenyum.


"Aku minta maaf soal tadi !"ucap saga lagi .Nara mengalihkan pandangan ke arah saga .


"Tidak masalah ,, "Nara tersenyum dan menggenggam tangan pria itu .


"Apa saya boleh bertanya sesuatu ?" tanya Nara


"Hemm ...


"Kenapa tuan menerima perjodohan ini ? "ucap Nara pelan .


"Boleh aku menjawab nya "Nara menggangukan kepalanya .


"Ibu mu sudah sangat baik kepada papi ku di waktu dulu , apa aku salah jika aku ingin membalasnya kepada kamu " penuturan saga membuat Nara terdiam sejenak mencerna ucapan pria itu .


"Balas Budi" batin Nara .


"Kenapa kamu berharap lebih Nara , bahkan wanita yang sangat dekat dengan nya saja tidak bisa mengambil hati nya "Nara mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.


Nara mengalihkan pandangan menatap arah jendela di sampingnya . sambil menghela nafas panjang .


"Aku melihat ada yang berbeda dari darimu dengan wanita lain Nara . dari itu aku menerima perjodohan ini


"batin saga melajukan mobilnya menuju butik yang sudah menjadi langganan ibu Cintia .


Mereka telah sampai di sebuah toko yang lumayan besar dan ini adalah salah satu butik paling terkenal di kota itu , saga turun dari mobil nya di susul oleh Nara .


"Hayoo masuk "


"Hemm ,,," saga menggenggam tangan Nara , Nara pun menurut saja .


"Sore tuan , nona "sambutan kedua pegawai itu .


"Sore ... Tante Marsya ada ?"tanya saga.


"Ada tuan " jawab mereka berdua.


"Saya mau ke toilet dulu nya "ucap Nara menatap saga .


"Mau aku antar "


"Gak usah .


"Mba toilet nya dimana ya ? "


"Toilet nya disana non .mari saya antar "Nara pun menggangguk .


"Tuan , langsung ke ruangan ibu aja nya "ucap pegawai itu .


"Oke ,


"Silahkan "


"Terimakasih " ucap saga .


Saga pun masuk kedalam ruangan itu .


"Haloo ... keponakanku yang ganteng ,. kenapa telat hayo , bukanya janji nya mau datang setelah makan siang "ucap Tante Marsya pemilik butik itu . sambil tertawa kecil .


"Tadi harus nyelesain kerjaan dulu Tante "Jawab saga .


Namun saga melihat ada Sarah di sana sambil tersenyum kearah nya .


"Sarah "


"Iya .. aku lagi nyobain baju juga disini "ucap Sarah sambil mendekati saga .


"Oh ...


"Dimana calon keponakan baru ku "tanya Tante Marsya .


"Tadi izin ke toilet Tan"


tidak berapa lama Nara pun datang dan membuka pintu ruangan itu .


"Sore " ucap Nara tersenyum menyapa semua orang yang berada di sana .


"Sore .wah cantik sekali , masuk sayang "sambut Tante Marsya kepada Nara .


"Oo .. apa ini calon keponakan baru ku ?"tanya Tante Marsya Nara pun menyalimi wanita cantik itu walaupun usianya sudah tidak muda lagi tapi wajah nya masih terlihat cantik .


"Iya Tan .. Nara ini Tante Marsya "ucap saga memperkenalkan.


"Sore Tante "sapa Nara .


"Sarah " Nara pun menyapa Sarah yang sedang duduk di sebelah saga .


"Nara "


"Sore sayang , huh saga kamu pinter banget si pilih calon istri cantik banget "puji Tante Marsya kepada Nara . Nara hanya tersenyum.


"Katanya nak Nara seorang dokter ya ?"


"Iya tan "


"Wah ... saga .Tante nyakin kamu pasti bersusah panyah kan berjuang mendapatkan hati seorang dokter . karena Tante tahu pasti saingannya banyak "ucap Tante Marsya sambil tertawa cekikikan menggoda pria tampan itu . Sarah hanya tersenyum simpul kearah Nara .


" Sayang pokoknya kamu tenang aja , tante udah siapin baju pengantin yang paling bagus. spesial Lo buat kalian . bahkan Tante nyiapin ini dari pertama saga datang kesini sama ... sama siapa ya ? sama Sarah kan waktu itu ?" tanya Tante Marsya kepada saga .dan Sarah


Sarah dan saga menggangukan kepalanya .


"Iya Sarah ,. dulu Tante kira kalian bakal berakhir di pelaminan .Hemm malah cuman temen aja .


kalian berdua cocok deh ,. tapi ya namanya juga bukan jodoh ya "ucap Tante Marsya Sambil tertawa kecil .


Nara pun hanya bisa tersenyum . walau ada yang mengganjal di hatinya .


"Ya udah . yuk sayang kita mulai coba baju nya " Nara pun mengangguk


"Tante pinjem bentar ya "ucap Tante Marsya kepada saga . saga hanya menggelengkan kepalanya .


Nara pun mengikuti langkah Tante Marsya masuk kedalam ruangan ganti baju .


" Ada acara apa ?"tanya saga kepada Sarah .


"Temenku ada yang menikah "


"Owoh ...


"Ya . sebentar lagi kami akan menikah "jawab saga tersenyum simpul . Sarah mengangguk sambil tersenyum .


"Aku gak nyangka deh saga . aku kira kamu bakalan dapet wanita yang sama derajatnya dengan keluarga Martadinata , malah hanya seorang dokter . apa lagi cerita hidup nya Lumayan trangis "ucap Sarah sambil tersenyum kepada saga .


"Apa yang kamu tahu tentang Nara ?"tanya saga dingin kepada Sarah .


"Heh ..gak . aku gak tahu apa apa . seseorang yang bilang kalau Nara di usir oleh ayahnya sendiri "ucap Sarah dengan nada serius .


"Apa itu benar ?" saga tidak menjawabnya .


"Aku harap kamu bisa membahagiakan nya "ucap Sarah lagi .


"Kamu gak lagi kasian kan sama Nara , kenapa kamu terima perjodohan ini ?"tanya Sarah kepada saga .


"Aku mencintai Nara " ucap saga dengan lembut . membuat Sarah tercengang dengan ucapan pria itu .


"Secepat itu?"


"Iya , cuman aku belum bisa bilang itu ke Nara " Sarah menggigit bibirnya marah dengan ucapan saga barusan .


"Oh ... kamu belum jelasin kenapa kamu pergi waktu di restoran "tanya saga menatap Sarah .


"Hemm.. gapapa . waktu itu aku udah ada janji sama papa , dan sialnya aku ingat nya pas kamu Dateng . jadi aku pulang duluan deh " ucap Sarah menyakinkan . saga pun percaya


Saat mereka sedang mengobrol Tante Marsya keluar dengan bahasa hebohnya .


"Emm .. saga " panggil Tante Marsya .


"Ya Tan . apa sudah selesai "tanya saga. Tante Marsya menggelengkan kepalanya .


"Calon istri kamu kan cantik . boleh gak kalo Nara Tante jadiin model butik Tante , Nara si katanya mau, tapi harus izin dulu sama calon suami nya "ucap Tante Marsya panjang lebar kepada saga .


belum saga menjawab pertanyaan tersebut pandangan saga tertuju kepada wanita yang sangat cantik memakai baju pengantin berwarna abu abu dan rambut yang di ikat satu itu menambah kecantikan wanita itu .


sama halnya dengan semua karyawan dan Sarah yang ada disana langsung menatap kearah Nara sambil memuji kecantikan wanita itu.


Saga tidak memindahkan pandangan kepada Nara yang sedang tersenyum malu kearahnya .


Sedangkan Sarah menatap tidak suka kepada Nara . apalagi Tante Marsya sangat dekat dengan Nara walau baru pertama bertemu .


"Hemm .. bangaimana ?"


"So beautiful right ,, ucap Tante Marsya


"Saga ... boleh nya "


"No "ucap saga membuat Nara Tante Marsya menyurutkan senyuman nya .


"No " ulang Tante Marsya menirukan suara saga .


saga berjalan mendekati Nara yang tersenyum kearah nya .


"Kita ambil baju yang ini ?"tanya saga .


"Apa aku cantik memakai baju ini ?"tanya Nara .


"Iya .. bajunya bagus , cocok kok buat kamu "ucap saga membuat Nara berdecak karena ucapan saga itu .


"Iya .. aku mau ambil yang ini "ucap Nara cemberut .


"You're so beautiful "bisik saga membuat Nara tersenyum malu


"Not thank you "jawab Nara sambil tertawa kecil .


"Nara kamu cantik sekali , wah "ucap Sarah tersenyum simpul .


"Makasih Sarah "ucap Nara tersenyum .


"Oh ya . aku lupa kalo nanti jam lima aku ada urusan ,jadi aku pamit dulu ya . Tan . Ra , saga "ucap Sarah sambil tersenyum kecil . Nara dan saga menggangukan kepalanya .


"Hemm .. hati hatinya " ucap Tante Marsya . Sarah pun langsung pergi meninggalkan tempat itu .


" Tan kami ambil yang ini "ucap saga kepada Tante Marsya .


Tante Marsya hanya terdiam sambil memanyunkan bibirnya kesal karena saga tidak mengizinkan Nara menjadi model butik nya . membuat saga tertawa kecil .


"Oke ..tapi sekali aja ya Tan " Tante Marsya langsung memeluk pria itu karena bahangia .


"Oke .. ayo kamu juga harus coba jas nya kan " ucap Tante Marsya semangat


Saga menggenang kan jas berwarna senada dengan baju yang akan Nara gunakan di resepsi pernikahan mereka nanti .saga sedikit merapikan rambut nya menambah ketampanan pria itu .


Sedangkan Nara sudah mengganti bajunya dan sudah menunggu saga keluar dari ruang ganti itu .


"Kalian sungguh pasangan yang sangat serasi . yang satu ganteng yang satunya lagi cantik , gak sabar nunggu cucu "ucap Tante Marsya kepada Nara dan saga yang tersenyum malu .


"Gimna . kamu nyaman gak make ya , kanyak nya ini harus di kecilin dikit lagi deh biar lebih pas "ucap Tante Marsya mengukur baju saga .


"Oke Tante jahit dikit lagi baju saga .. acaranya hari Jum'at kan ? , sekarang hari Sabtu seminggu lagi ya . nanti hari Selasa atau Rabu Tante anter kerumah Cintia "


"Dan untuk baju akad nikah nya . kamaren Cintia udah pilihin dan udah nyakin cocok si . nanti paling hari Selasa atau Rabu juga deh Tante bawa . oke "jelas Tante Marsya Nara dan saga meng iyakan penuturan Tante Marsya itu ...


Setelah selesai dengan urusan menyiapkan baju untuk acara pernikahan mereka . saga dan nara berpamitan kepada Tante Marsya .


"Capek ya ?" tanya saga Nara mengagukkan kepalanya .


"Sedikit , tadi abis operasi juga sih , jadi agak lumayan capek " ucap Nara tersenyum .


"Mau langsung pulang , apa mau makan dulu "


"Terserah " jawab Nara


"Kenapa harus terserah ?"tanya saga .


"Ya terserah "


"Oke .. kita makan dulu ya " Nara mengngukan kepalanya menurut .....


Bersambung....


Assalamu'alaikum ☺️


hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya ☺️🙏🏻


semoga terhibur ☺️🙏🏻


slow uq ☺️